DAM | Tampak Berbeda

1144 Words

Pagi di hari Senin Vania sudah siap dengan blouse panjang berwarna ivory dan rok span hitam sebatas lutut. Penampilannya semakin sempurna dengan rambut hitam kecoklatan miliknya yang dibuat bergelombang di ujungnya. Vania tidak memakai make up yang berlebihan. Wajahnya sudah cantik dengan kulitnya yang putih menawan. Apalagi dengan bentuk tubuhnya yang aduhai. Greb "Kamu cantik sekali, Sayang." bisik seorang pria paruh baya dengan suara serak khas bangun tidur. Vania mengulum senyum, tersipu mendengar pujian dari prianya. "Om Heru bisa aja deh." mulut boleh mengelak, tapi hatinya tak dapat menolak pujian itu. Heru bergumam, mengeratkan pelukannya pada tubuh Vania. Sesekali bibirnya mendarat di leher gadis itu yang menguarkan aroma memabukkan. "Bagaimana pekerjaan kamu, Sayang? Apa k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD