DAM | Kenyataan

1286 Words

"Aku sengaja nyetujuin perjanjian itu biar bisa deket sama Om Heru." kata Vania sendu. Gadis itu telah menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di antara dirinya dan Januar. Heru akhirnya dapat bernapas lega setelah mendengar penjelasan Vania. Tapi tetap saja ada rasa tidak suka dan iri karena Januar bisa berdekatan dengan bebas dengan Vania tanpa harus diam-diam seperti dirinya. "Tapi Om rasanya tidak rela kalau kamu bermesraan dengan Januar. Om cemburu, Sayang." rajuk Heru memeluk Vania dengan wajah cemberut. Vania terkekeh geli, merasa gemas dengan tingkah pria paruh baya di depannya ini. Dia tak segan mendaratkan kecupan singkat di bibir Heru. Diakhiri dengan elusan lembut pada rahangnya yang berbulu. "Om Heru nggak perlu cemburu. Hati aku cuma milik Om seorang. Lagian.. dengan ada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD