Bab 36

1442 Words

Hari itu berakhir dengan perasaan aneh. Bukan bahagia. Bukan sedih. Lebih ke… lega campur waswas. Kayak habis selamat dari kecelakaan kecil lalu mikir, “Kok aku masih hidup ya?” Aku pulang dengan kepala penuh tapi hati agak ringan. Dan itu jarang terjadi akhir-akhir ini. Besoknya aku bangun kesiangan. Ini sudah jarang juga. Aku dosen tipe yang bangun sebelum alarm bunyi. Hari itu alarm bunyi, aku matiin, lanjut tidur, dan baru bangun lagi tiga puluh menit kemudian. Aku panik, mandi cepat, pakai baju setengah buru-buru, dan nyadar… aku salah pakai sepatu. Kiri formal. Kanan sneaker. Aku berdiri di depan pintu apartemen. Menatap kakiku. Menghela napas. “Ini simbol hidup saya sekarang.” Aku ganti sepatu. Dan berangkat dengan mental agak rapuh. Di kampus, suasana makin aneh.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD