Bab 8

1213 Words

Besok paginya, gue masuk kelas dengan mental udah disiapin. Gue pikir gosip kemarin itu udah puncaknya. Ternyata gue salah. Salah besar. Begitu gue buka pintu kelas, ruangan hening. Semua mata nempel ke gue. Biasanya sih wajar ya, gue kan dosen muda dan katanya “keren” versi mereka. Tapi kali ini… tatapan mereka beda. Ada yang senyum-senyum sinis, ada yang bisik-bisik, bahkan ada yang sengaja ngerekam gue pakai HP. DALAM HATI: Oke, Radit. Tarik napas. Keep calm. Jalan kayak biasa. Jangan kepancing. --- Gue baru naruh tas di meja, tiba-tiba salah satu mahasiswa cowok di belakang nyeletuk kenceng: “Pak, videonya udah nonton belum?” Gue refleks nengok. “Video apaan?” Dia senyum lebar. “Itu lho… video di rooftop gedung B. Romantis banget sama Karin, Pak.” DEG! Rasanya jantun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD