Jam dinding nunjukin 22:47. Gue duduk di ruang dosen, sendirian, dengan kepala penuh suara-suara aneh: bisikan gosip, komentar pedes netizen, dan kalimat dingin dekan soal skorsing. Di depan gue ada HP dengan satu pesan terakhir dari nomor anonim: > Anonim: “Basement gedung C. Jam 23. Sendirian.” Gue gak tau kenapa gue nurut. Tapi kalau orang ini bener-bener dalang di balik video-video itu, gue gak punya pilihan lain. Gue butuh jawaban. --- 23:05 Gue berdiri di depan pintu basement gedung C. Lampu-lampunya kedap-kedip kayak film horror. Udara lembab, dingin, dan bau apek campur cat tembok. Langkah gue menggema. Sepatu gue bikin suara krek… krek… di lantai semen. Gue nyalain senter HP, tapi baru dua langkah masuk, notif WA muncul. > Anonim: “Matikan senter. Ada CCTV.”

