Bab 30

1015 Words

1. Ruang Konsultasi = Ruang Interogasi Versi Kampus Gue bawa Alya dan Naya ke ruang konsultasi akademik—ruangan kecil, ada tiga kursi, satu meja, AC dingin banget, dan suasananya lebih mirip ruang interogasi KPK kalau dibanding ruang kampus elite. Begitu gue tutup pintu, langsung berasa ada dua bom aktif di kanan kiri gue. Alya duduk sambil ngegenggam jilbabnya kuat-kuat. Naya duduk sambil nyilangkan kaki, tapi tangannya gelisah, nunjukin dia nggak sekeren itu sebenernya. Gue duduk di tengah. Gue liat kanan: Alya siap nangis. Gue liat kiri: Naya siap ngegas. Fantastis. Hidup gue kayak lagi main bola tapi keeper-nya cuma gue sendiri. --- 2. Pembukaan Gue yang Nggak Terlalu Bijak Tapi Bodo Amat Gue buka percakapan. “Gue ngomong apa adanya, ya. Kita bertemu bertiga bukan buat dra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD