Bab 29

1381 Words

1. Pagi yang Seharusnya Tenang… Tapi Ya Mana Bisa Gue datang ke kampus super pagi—jam 06.40. Kampus masih lumayan sepi, cuma satpam, cleaning service, dan beberapa mahasiswa yang biasanya kebangetan rajin atau kebangetan terlalu takut telat. Udara dingin, embun masih nempel di kaca mobil. Normalnya, ini jam paling tenang buat gue: buka laptop, nyiapin materi, ngopi, ngambil napas sebelum dua mahasiswi yang paling bikin hidup gue jungkir-balik—Alya dan Naya—mulai muncul. Tapi ternyata… gue salah besar. Begitu gue masuk ke gedung fakultas, dua mahasiswa cowok nyengir-ngengir sambil bisik-bisik. “Eh, itu Pak Raka.” “Woy-woy, yang kemarin trending itu kan?” “Anjir iya, yang rebutan dosen sama mahasiswa cantik itu—” OKE. GUE RESMI PINGIN BALIK PULANG. Ternyata efek drama kemarin—yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD