“Serangan Balik” Jam 6 pagi, HP gue berdering keras. Nama Cindy muncul di layar. Gue angkat dengan setengah sadar. > “Pak, siap-siap. Gue udah dapet akses ke sebagian server universitas,” suara Cindy terdengar penuh adrenalin. “Ada file penting soal transfer dana ilegal yang atas nama Pak Herman dan Bu Ratna. Kalau bocor, mereka tamat.” Gue belum sempet nyapa “selamat pagi”, tapi dia udah kayak mesin perang. > “Tapi, Pak,” lanjut Cindy, nadanya lebih serius, “gue juga nemuin log CCTV dari parkiran kemarin malam. Lo harus liat sendiri.” --- Tia Ditemukan Jam 9, gue sama Karin nyusul Cindy ke sebuah co-working space kecil di pusat kota. Begitu masuk, di meja ada Tia… duduk pucat, mata bengkak, tangan gemetar. > “Pak…” suara Tia lirih, “saya… saya dijebak. Mereka maksa say

