BAB 37

1319 Words

“Medeia keadaannya gimana?” Tanya Keyra ke putranya yang terduduk di depan ruangan Medeia. Libra mengangkat bahunya sebagai jawaban. “Mère hibur aja dia.” Kata Libra berikutnya. “Dia menangis dari tadi.” tambahnya. Terlihat ada kekhawatiran disana. Keyra mengintip dari jendela. Medeia memang terisak. Azam yang berada disana langsung memberikan obat yang kemarin diminta Libra untuk memeriksanya. “Ini?” Tanyanya dengan menatap Azam. “Obat itu untuk melemahkan kandungan.” Mendengar hal itu Libra sangat terkejut. Bahkan ia reflek berdiri. Rasanya ia seperti ditampar ribuan jarum oleh Medeia sendiri. Perempuan itu meminum obat melemahkan kandungan? “Apa itu milik Medeia? Mungkin saja dia sudah tau kalau dia sedang hamil lalu meminum obat itu. Melihat kegiatan dan energinya selama in

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD