42. Egois kah?

1552 Words

Melihat Yulisa yang hampir saja terjatuh, Alina dengan sigap menahannya. Mata Alina langsung tertuju kepada Phujia yang berdiri dengan congkaknya menantang setiap mata yang sedang memperhatikan dirinya. "Jia, apakah kamu senang jika melihat persahabatan kita menjadi rusak seperti ini?" Tanya Alina sedih, dia tidak menyangka jika semua masalah yang harus di hadapinya saat ini berawal dari sahabatnya sendiri. *Hemh!! Dengus Phujia kesal, dia seakan-akan sudah bosan untuk terus bersandiwara di hadapan semua orang lagi. "Persahabatan? Persahabatan yang mana yang kamu maksud?! Aku tidak pernah merasa menjadi bagian dari persahabatan kalian berdua! Dalam setiap hal aku selalu menjadi yang paling terakhir di antara kalian berdua, kalian selalu mengesampingkan aku. Terutama kamu Alina! Kamu sela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD