Karena ada jadwal kuliah siang, Dhama dan Alina kembali mempersiapkan diri dan juga menyiapkan peralatan yang perlu mereka bawa. Setelah selesai karena takut bertemu dengan Ayahnya Dhama sendirian, Alina memilih untuk menunggu Dhama di kamarnya. Tidak lama kemudian Dhama mengetuk pintu Alina, "Lin, kamu sudah siap?" Tanya Dhama dari balik pintu kamar Alina. Dengan cepat Alina membuka pintu kamar nya tanpa menjawab Dhama terlebih dahulu, setelah membuka pintu nya. "Udah siap." Ucap Alina antusias. Kadang Dhama suka bingung dengan sifat Alina yang moodyan seperti ini, bisa tiba-tiba marah lalu membaik dengan sendirinya. "Ya sudah, ayo kita pergi sekarang. Kamu mau makan dulu atau kita cari makan di kampus?" Mata Alina bergetar bingung dia tidak ingin makan siang sebenarnya, tapi bagaima

