38. Perasaan aneh

1456 Words

Ternyata bukan hanya Dhama yang tersakiti, kata-kata Phiandra juga menusuk ke dalam hati Alina. Bayangkan saja seberapa jahat diri Alina membuat orang yang begitu melindunginya di pandang sebelah mata oleh orang lain, dan Alina hanya bisa diam tanpa bisa berbuat apa-apa. Terlebih raut wajah Dhama yang mendadak berubah menjadi muram membuat perasaan Alina semakin sedih dibuatnya, "Cukup Phian! Aku memang bersalah kepada kamu, tapi bukan berarti kamu bisa mengatur hidupku. Sungguh permintaan maafku ini tulus, jadi sekarang semua terserah padamu mau menerimanya atau tidak. Sekarang aku mau pulang sama Dhama, dan bukan sama kamu Phian." Kata Alina lalu menggenggam tangan Dhama dan berlalu pergi dari ruang kelas mereka. Setelah Alina dan Dhama meninggalkan kelas, murid yang tersisa tidak menun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD