Karena semua sibuk memperhatikan Dhama dan Alina, tidak ada yang memperhatikan kehadiran Phiandra yang entah sejak kapan sudah berada di kelas sambil memperhatikan apa yang menurutnya sangat menarik. Setelah cukup memperhatikan dua orang yang sejak tadi jadi pusat perhatian, Phiandra yang awalnya berada di pintu kelas lalu berjalan masuk dan melangkahkan kakinya menuju ke arah Alina dan juga Dhama. Tentu saja hal itu membuat seisi kelas mulai menyadari kehadiran Phiandra termasuk Yulisa dan juga Phujia. Seakan-akan dikomando kan tiba-tiba saja semua orang terdiam, dan merasakan aura ketegangan di sekitar kelas mereka. Setelah berada tepat di sebelah Alina, Phiandra berhenti sambil memandangi lurus ke arah wajah Alina. Sedangkan yang dipandang hanya mampu terdiam dan tanpa sadar memandangi

