47. END

1249 Words

Sore harinya Dhama mengantar Alina ke tempat pembaringan terakhir ayah Alina, tanpa banyak berkata Dhama mengikuti langkah kaki Alina hingga sampailah mereka berdua di samping makam Ayahnya Alina. Begitu sampai di sana Alina tidak mampu lagi menopang berat tubuhnya, dia ambruk sambil memeluk nisan bertuliskan nama Ayahnya. Begitupun juga air matanya langsung saja mengalir deras tanpa bisa ditahan lagi, Alina terus saja mengusap dan memeluk erat nisan sang Ayah. Sementara Dhama hanya bisa menyaksikannya sambil mengelus-elus punggung Alina, Dhama sangat mengerti apa yang dirasakan Alina saat ini sehingga dia membiarkan seluruh hati Alina tertumpah dengan tangisannya. Lama sudah Alina menangis tanpa mampu berkata-kata, hingga dia akhirnya bisa sedikit menenangkan dirinya dan berkata "Ayah,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD