*Plak Sebuah tamparan kencang mendarat di pipi Dhama, dengan perasaan kesal Nansih Ibunya Alina menampar Dhama. "JANGAN ASAL BICARA KAMU!! ALINA TIDAK GILA!!" Nansih bukannya kesal karena Dhama mengatakan Alina depresi, tapi dia malu dengan tetangga di sekitarnya jika mereka mendengar kalau sekarang Alina menjadi depresi. Nansih memikirkan bagaimana nanti kata tetangga-tetangganya jika mereka tau dia punya anak yang DEPRESI, bisa malu sekali hidupnya nanti. Dhama sedikit kaget dengan reaksi dari Ibunya Alina, dia pikir mungkin hati Nansih akan berubah ketika mendengar kondisi Alina yang sedang mengalami depresi. Tapi kenyataanya tidak sama sekali, pikiran Dhama itu adalah salah besar. Sedikit pun Nansih tidak mengkhawatirkan keadaan putrinya, dia malah lebih khawatir dengan apa kata ora

