49

1545 Words

Beruntung sekali Gaesha. Karena saat menerima panggilan dari Bintang, dirinya sudah berada di bus yang melewati apartemen Didi sehingga dia tidak takut akan keduluan sampai oleh Bintang. Untungnya lagi tadi dia menolak untuk berangkat bersama dengan Didi yang kemungkinan sampai sekarang masih sibuk mengurusi roll di rambutnya. Jika saja dia ikut bersama dengan Didi, maka kebohongannya akan terbongkar. Kini dia hanya perlu cepat sampai di kantor dan membuatkan kopi sesuai dengan keinginan Bintang. Juga membuatkan dirinya sendiri teh lemot hangat sebagai obat penenang, karena sesungguhnya jantungnya hampir saja copot setelah tahu bahwa Bintang datang ke kontrakannya. Pria itu memang menyebalkan. Berhenti di halte yang dekat dengan kantor, Gaesha tanpa memperdulikan penampilannya langsun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD