Siang itu, matahari Bandung terasa cukup terik di luar, namun suhu di kantor Polda Jabar terasa sejuk. Alya, yang baru saja menyelesaikan rapat di pabriknya, memutuskan untuk memberikan kejutan. Ia mengenakan blazer santai berwarna soft pink dan celana putih, terlihat sangat berkelas sebagai CEO muda. Di tangannya, tersampir tas berisi rantang susun berisi masakan favorit Davendra yang hari ini berhasil ia buat tanpa gosong: Rendang daging dan sayur lodeh. Tanpa memberi tahu Davendra, Alya melangkah masuk ke gedung Direktorat Reserse Kriminal. Beberapa anggota polisi pria yang berpapasan dengannya sempat terpana, namun Alya hanya memberikan senyum sopan sambil terus menuju ruangan suaminya. Langkah Alya terhenti tepat di depan ruang kerja staf. Melalui pintu kaca yang sedikit terbuka, ia

