Cinta tanpa banyak kata

1435 Words

Suasana siang di Yogyakarta terasa begitu hangat, sehangat perasaan Nabila yang kini tak lagi bisa menyembunyikan binar di matanya. Cincin berlian di jari manisnya seolah menjadi sumber energi baru. Sepanjang pagi di rumah sakit, ia bekerja dengan hati yang berbunga-bunga, melayani pasien dengan senyum yang jauh lebih lebar dari biasanya. Saat jam makan siang tiba, Alvian sudah menunggu di depan lobi dengan mobil SUV-nya. Mereka menuju ke sebuah rumah makan bernuansa tradisional yang tenang di pinggiran kota. Begitu mobil berhenti, Alvian segera turun. Tanpa menunggu lama, ia sudah berada di sisi pintu penumpang, membukakan pintu untuk Nabila dengan gerakan yang sangat protektif. Nabila turun sambil tersenyum manis, menatap wajah pria yang kini menjadi sandaran hatinya itu. Saat berjal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD