Bab 125. Shera 75

1029 Words

Shera Fuji Lesmana "Aduh! Axel ih," gerutuku pada Axel. Ia dengan sengaja mencipratkan air tepat pada wajah lalu masuk ke dalam mataku. Reflek aku mengusap wajah, sekaligus mengucek ke dua mata yang mendadak jadi perih begini. Aku bisa merasakan Axel melangkah mendekat ke arahku. Pria itu langsung menangkup ke dua pipiku, menyingkirkan tanganku dari sana, lalu meniup sepasang mataku pelan-pelan. "Masih perih?" tanya Axel. Aku mengangguk perlahan. Axel kembali meniup mata ku lagi, lalu menggantikan tugas tanganku untuk mengusapnya. "Sekarang masih perih juga?" tanyanya lagi "Nggak. Sekarang udah enakan kok," jawabku. Aku tersenyum membalas tatapan pria itu. Bukannya lekas menjauh, Axel malah masih diam di tempat, dengan tangan yang tak juga terlepas dari wajahku. Aku sendiri jadi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD