Bab 123. Shera 73

1057 Words

Shera Fuji Lesmana Selamat pagi untuk para jiwa yang lelah, juga selamat pagi untuk diriku sendiri. Aku mematikan alarm ponsel kemudian bangun dengan begitu malas pagi ini. Cuaca pagi ini benar-benar dingin. Dan sangat dingin hingga aku harus menggunakan dua buah selimut. Dulu nggak seperti ini kok, kurasa ini semua karena aku sudah terlalu biasa berpanas-panas ria dengan Ibu Kota selama beberapa tahun setelah kuliah. Penyesuaian diri membuatku bermetamorfosis dan menjadi orang Jakarta secara tiba-tiba. Sinta alias sang adik ada di sampingku. Dia belum bangun dan sepertinya tidak akan buru-buru bangun dalam waktu dekat karena ini adalah hari Minggu. Sinta akan tidur seharian, memanfaatkan hari liburnya yang hanya Satu Minggu sekali itu dengan istirahat yang bukan main. Pada saat yang b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD