Bab 94. Shera 56

1105 Words

Shera Fuji Lesmana "Jadi, apa yang bisa ku bantu?" tanyaku pada Axel begitu keluar dari dalam mobil. Aku sudah melepaskan sweater hodie. Untungnya, di hari ini aku menggenakan celana jeans biru gelap ditambah kemeja putih di balik sweater tadi. Fashion yang tidak terlalu buruk untuk menghadiri acara berduka seperti ini bukan. "Apa sih, Sher. Kita kan baru sampe. Kamu juga baru aja pulang ngampus kan. Pasti capek. Istirahat dulu yuk di sana," ajak Axel pada salah satu gazebo taman rumahnya. Aku mengikuti langkah kecil Axel dari belakang. Setelah melihat sekeliling, aku baru sadar, Axel punya taman yang luas dan indah, juga kebun bunga yang cantik. Aku nggak terlalu suka bunga. Tapi melihat tanaman itu tumbuh sehat, serta berjajar rapi dan dirawat dengan baik ... lumayan bagus juga untuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD