Shera Fuji Lesmana Aku hampir tidak percaya dengan semua ini. Sekarang sekitar pukul 02.00 dini hari dan aku juga Axel sedang berada dalam perjalanan pulang. Pulang yang benar-benar menuju rumahku sebenarnya yaitu di Semarang. Saat aku berujar "Ayo pergi sekarang!" Ku pikir dia akan meminta waktu. Tapi rupanya tidak, aku hanya perlu bersiap sebentar dan akhirnya terdamparlah kami di sini. "Axel, aku takut kamu ngantuk. Berhenti dulu deh," pintaku pada Axel. Jujur saja aku mulai takut. Matanya yang memang sipit membuatku sulit membedakan apakah dia sudah lelah atau belum. Tapi yang jelas dia sudah membawa mobil tanpa berhenti sejak tadi. "Ya nggak bisa donk, Sher. Kamu ini ngaco deh. Kita di jalan tol, mana boleh berenti sembarangan," balas Axel. Aku mendesah pelan. Gara-gara khawati

