Bersama Ilham, santri kepercayaannya, Habib pergi ke bandara selepas Dzuhur. Sebelum pergi ia berpesan pada kakaknya untuk menyiapkan hidangan. Melalui Atikah juga Habib berpesan pada Raudah bahwa kawan mereka sewaktu di Mesir akan berkunjung ke pesantren. "Jadi, ustad bilang yang akan datang itu kawan sewaktu menuntut ilmu di Mesir?" tanya Raudah. "Na'am, kalau tidak salah namanya Fathan," jawab Atikah. "Oh ya, ana kenal kawan kami yang bernama Fathan itu. Beliau memang kawan dekat dengan ustadz. Sama-sama aktif di organisasi dan kegiatan kampus lainnya, " jelas Raudah. "Baiklah, kalau begitu ana pergi ke dapur dulu untuk menyiapkan hidangan." Tanpa menunggu jawaban Raudah, kakak perempuan Habib itu pergi ke dapur untuk menyiapkan hidangan jamuan untuk tamu adiknya itu. Sementara R

