"Air hangatnya sudah siap, apa Ghaza mau mandi sekarang?" tanya Atikah begitu masuk ke kamar Raudah. "Enjeh, Mbak. Kebetulan Ghaza sudah bangun dari tadi. Biar nanti habis mandi dia tidur lagi," jawab Raudah sambil bangkit. "Ghaza biar mandi sama Bude, ya. Umi siapin baju ganti saja!" Atikah mengambil Ghaza dari tangan Raudah. Wanita yang baru satu bulan melahirkan itu memang belum bisa leluasa bergerak. Raudah masih sangat berhati-hati dengan perutnya. Masalah mengajar juga sebenarnya sudah dilarang oleh Atikah dan Habib. Tapi Raudah bersikeras, karena hatinya terpanggil melihat para santri dengan semangat belajar yang luar biasa. Atikah membawa Ghaza untuk mandi, sementara Raudah menyiapkan pakaian ganti untuk anaknya. Selang beberapa menit Atikah kembali dengan tubuh Ghaza yang

