Tahu definisi sakit tak berdarah, tidak? Auva yang semula jantungnya dibuat berdegup kencang merasa dijatuhkan berkali-kali ke atas tanah yang keras. Apa sekarang boleh cewek itu menenggelamkan dirinya ke kubangan lumpur yang ada, huh? "Oh, iya. Soalnya gue, kan, abis kelar ngelakuin hukuman dari Bu Ina terus lo nih udah dapet hukuman dari hasil rapat nggak?" Auva mengganti pokok percakapan. Aurel menatap punggung sang sahabat dari jauh dengan sorot mata iba, sedangkan Faisal meratapi sepasang kakinya yang mati rasa. Ah, mungkin ini dapat disebut musibah yang datang secara beruntun. s**t! "Dapet," jawab Revan singkat, padat, dan tidak jelas. Iyalah, hanya sepatah kata yang cowok itu lontarkan-irit sekali, tetapi kalau nyinyir fisik milik orang dinomorsatukan mah, langsung memanjang sepe

