Di bawa pohon rindang yang tumbuh di taman kota dekat SMA mereka menjadi saksi bisu kedekatan mereka. Dua remaja yang baru menginjak dewasa mulai merasakan keindahan dunia, keindahan dunia yang dirasakan dari namanya cinta. Cinta mereka saling menyatu, dua-duanya saling mencintai, namun sampai detik ini belum ada kepastian tentang hubungan mereka. Memang yang sama-sama saling mencintai belum tentu jadian, apalagi hanya satu pihak yang mencintai, peluang untuk jadian sangat kecil. "Kamu ke mana dulu Raf? Kamu ke mana? Kamu keluar dari sekolah begitu aja. Kamu pergi tanpa pamit sama aku. Kamu ga pernah hubungin aku dan sampai akhirnya kamu datang kembali disaat aku udah ga sendiri, di saat aku udah punya suami, kamu baru datang. Ke mana aja kamu?" tanya Alfarin dengan diiringi dengan isakan

