Habis Sudah Habis!

1152 Words

Pukul sembilan malam Gamma baru sampai di rumahnya. Gamma memarkirkan mobilnya lalu segera masuk ke dalam. Saat pertama kali masuk aura kesunyian langsung terasa disana. Lampu yang berada di rumahnya juga mati, Gamma baru tersadar pembantunya sudah tidak bekerja lagi selama sebulan belakangan ini. Gamma langsung memencet tombol lampu dan seketika semua lampu di lantai bawah ini menyalah semua. Gamma yakin Alfarin belum pulang dari belanjanya tadi. Gamma melangkahkan kakinya melewati ruang tamu, kakinya terhenti begitu pendengar suara dering ponsel di sana. Gamma mengambil benda itu, ternyata hanya sebuah alarm. Gamma mematikan alarm itu, namun bukannya meletakan benda itu Gamma malah menatap layar handphone itu dengan seksama. Foto Alfarin dan Rafly yang tengah berpelukan dan Rafly menggu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD