Alfarin bangun dari tidurnya, dia melihat ke arah sampingnya, Gamma tengah tertidur disana. Alfarin langsung mengalihkan pandangannya, dia memindahkan tangan Gamma dari pinggangnya setelah itu dia turun dari ranjangnya menuju lantai bawah, dia ingin memakan sesuatu yang berada di dapur, perutnya sangat lapar sekarang. Alfarin turun menuruni tangga dengan langkah yang pelan. Dari tangga dia dapat melihat jelas bahwa suasana dibawah sana sangat sepi mengingat waktu sudah tengah malam, mungkin pembantunya dan juga Rafly tengah tertidur. Memikirkan Rafly membuat langkah Alfarin tiba-tiba terhenti, namun dengan cepat dia membuang pikiran itu. Dia kembali melangkahkan kakinya menuju lantai bawah. Alfarin menarik nafasnya panjang, dia baru teringat bahwa di kulkasnya tidak ada makanan yang ters

