NIAT TERSEMBUNYI?

1346 Words

"A-aku tidak tahu," Jani menutup muka dengan kedua tangannya. "A-aku maluuu.. Maafkan ucapanku." Asya hanya tergelak, "Kita lihat nanti Jani, kita lihat.." "Lihat apa kak?" Jani menoleh ke belakang. Asya menunduk menatap Jani sambil menahan senyumnya, "Kita lihat apa kak Asya dan kamu berjodoh atau tidak." Jani langsung membalikkan kepalanya dan kembali menunduk. Malu! Sumpah aku malu!! "Kak Asya memang be-belum punya pacar?" Jani memberanikan diri bertanya. Asya kembali tergelak, "Kelihatannya?" Jani menggeleng, "Tidak ada." "Seratus.." Asya mengangguk. Jani tersenyum. "Ah, sudah, kita kembali lagi ke area tenda. Pegangan Jani," Asya memutar kudanya agar Admiral bergerak ke arah awal. "Kak lebih kencang lagi," Jani kegirangan merasakan Admiral melompat lompat dengan ce

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD