Jehan, Olin dan Reta masuk ke coffee shop tempat mereka berkumpul. Ketiganya duduk tak jauh dari lokasi mereka duduk. Olin menyadari hal itu. Gema memperhatikan kalau Olin menyikut Reta dan berbisik. Keduanya menatap Hana dengan tatapan tidak suka. "Hana, kamu jadi sasaran mereka," Gema berbisik. "Mereka menatapmu." "Siapa sih mereka itu, sok cantik banget!" Jani merasa kesal sendiri. "Padahal, kalau dilihat lihat, si Olin sama aku juga cantikan aku," Jani dengan percaya diri membandingkan dirinya dengan Olin. Runa dan Hana terkikik. "Kamu memang super over confident," Hana tertawa. "Harus!" Jani tersenyum, "Ayah bilang dimanapun kita harus percaya diri. Orang yang rendah diri itu cenderung direndahkan. Ayah tidak mau itu." "Jadi jangan kaget kalau aku dan kak Darma memang

