Bab 36

1108 Words

Aku dan Arghani duduk di meja makan. Kami menikmati puding bawaan Kesi semalam. Lumayan untuk cemilan sore seperti sekarang. Iya, aku dan Arghani memilih pindah ke sini dari pada terjerumus cerita orang dewasa di depan sana. Di sampingku duduk Badai yang memangku mangkuk plastik berisi beberapa potongan kecil puding s**u. Dia mengunyah lamat-lamat puding itu, seolah-olah meresapi setiap rasa manis yang keluar dari si puding. Ekspresinya yang menggemaskan membuatku tidak tahan untuk tidak mencubitnya. "No Te!" protes Badai yang kesal karena aku ganggu. Saat aku sedang asik mengganggu Badai, Rangga, Kesi dan Ariana yang ada di dalam gendongan Kesi datang. Kemudian di belakang mereka datang menyusul Bang Abraham dan Kak Milly, tentunya keponakan tampanku juga turut bersama mereka. Berhubu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD