Chapter 9

475 Words

*** Akhirnya, setelah hari itu. Aku pun mencoba menjalani hariku seperti biasa. Tanpa memikirkan tentang pernikahan tak sehat ini, juga semua hal yang menyangkut pada pernikahan ini. Aku tak ingin sakit hati terus menerus. Cukup sudah aku tahu alasan Kak Sean sebenarnya, dan mencari bukti sendiri tentang perjanjian hitam di atas putih pernikahan ini. Ya, setelah aku bertanya langsung kepada sekretaris Papi dan pengacaranya. Ternyata memang benar, Papi menjanjikan masing- masing 20 saham perusahaan, pada Kak Sean dan Kak Audy jika mereka mau menerimaku pada pernikahan mereka. Konyol, kan! Apa ... aku memang sebodoh itu, Sampai harus dicarikan suami? Apa, Papi terlalu takut hartanya jatuh ke pria yang salah, yang mungkin hanya akan memanfaatkanku untuk sebuah harta? Tuhan, aku benar-ben

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD