Andrean masuk ke dalam kamar pribadinya di tempat ini, yang kini sedang di tempati oleh Marsha. Ia mendapati wanita itu telah duduk sembari memijit keningnya. "Kau sudah bangun." "Hmm," gumam Marsha. "Jam berapa?" "Baru mau tiga sore." Marsha menyingkap selimutnya hendak berdiri namun bahunya di tekan Andrean. Diminta untuk duduk kembali. "Mereka bersama Mommymu. Kau tidak perlu khawatir." Andrean mengambil makanan yang tadinya ia letakkan di atas nakas samping tempat tidur. "Sekarang makan." Nampan berisi makanan diletakkan Andrean di atas pangkuan Marsha. "Aku mau pulang." "Nanti. Makan dulu." Tak banyak membantah. Marsha mulai memakan makanannya. Lagipula ia dan anak dalam perutnya juga lapar. "Sebelum pulang. Ada yang ingin bertemu denganmu." "Siapa?" tanya Marsha begitu i

