Lima Puluh Lima

1315 Words

Marsha gelisah selama dua hari ini. Seusai dari rumah Griya. Andrean bersama beberapa orang-orangnya langsung mengambil penerbangan cepat ke Pontianak. Penerbangan paling cepat menempuh waktu satu jam tiga puluh menit. Jika tidak ada halangan. Awalnya dirinya bersikeras untuk ikut. Namun, baik Catherina, orang tua Andrean dan Andrean sendiri melarangnya untuk ikut. Apalagi kalau bukan alasan kehamilannya. Ia disini berdo'a dan mencoba meyakinkan diri untuk percaya. Percaya pada orang-orang di sana yang tengah mencari keberadaan orang yang telah berencana menculik anaknya dan tanpa sengaja membunuh suaminya. Yang ia khawatirkan, Andrean hanya menghubunginya ketika sampai di Pontianak. Dua hari setelahnya tidak ada kabar sama sekali, baik dari Andrean sendiri dan juga Andrew. "Ma lapar?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD