Marsha merasa senang. Setelah kemarin hampir setengah hari mengobrol bersama Lea. Dan kembali membujuk Andrean. Akhirnya, ia berhasil. Hari ini dirinya akan mempertemukan Lea dengan Griya. Yap. Memberi sedikit kejutan, Griya tidak tahu mengenai hal ini. Andrean, Marsha dan Lea mendatangi kediaman yang menjadi tempat tinggal Griya. Melalui Andrew yang berkomunikasi dengan Galih -asisten pribadi Rey- mereka mendapat alamat rumah ini. "Masuk?" "Ketuk pintu Marsha." Marsha berdecak sembari mengelus perutnya. "Ya aku tahu. Tapi penjaga di sana meminta kita langsung masuk, Andrean," ujar Marsha sedikit gemas. Kesal juga pada sikap acuh tak acuh Andrean. "Kata Andrew Galih-Galih itu akan menemui kita. Jadi tunggu di sini saja." Karena terlalu kesalnya, Marsha memukul lengan atas Andrean. "K

