Lea sudah pulang kemarin di jemput oleh Andrean dan Marsha. Tinggal Griya sendirian lagi sekarang. Griya tahu, ia tidak mungkin meminta Lea untuk terus bersamanya. Namun dua hari kemarin, cukup untuk dirinya mengenal hal-hal yang di sukai dan tidak di sukai Lea. "Nyonya." Griya mengerutkan dahinya menatap Galih, pandangan nya kemudian tertuju pada jam dinding. "Belum waktunya makan siang Galih. Ada apa?" "Tuan menitipkan ini untuk anda Nyonya." Griya hanya menatap map itu sejenak tanpa berniat mengambilnya. "Dia sudah keluar dari rumah sakit?" Galih mengangguk. "Baru saja?" Galih menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri. "Tiga hari yang lalu." "Dia tidak pulang ke rumah ini. Dia punya rumah lain?" Lagi gelengan kepala Griya terima sebagai jawaban. "La-lu di mana dia Galih?" Uj

