Tiga Puluh Tujuh

1230 Words

Sekarang giliran Cio, Marsha mengambil satu album lagi. Di cover depannya ada tulisan dengan warna gold timbul yang sama kali ini tertulis nama Cio. "Cio ini anaknya tenang banget. Dibanding adik-adiknya dia tidak banyak mau. Dari kecil enggak ada rewel-rewelnya sama sekali." Marsha menerawang ke masa anak-anak waktu masih bayi."Kalau lapar? Dia nangis. Tapi di bilangin 'tunggu sebentar ya adiknya makan dulu, gantian sama adiknya' dia sudah ngerti. Pengertian sekali sama ibunya. Tapi kalau lagi sakit, manjanya enggak ketulungan." "Anak yang baik, pasti lucu," komentar Andrean. "Iya. Tapi sekarang dia mulai banyak mau. Bukan ke aku melainkan padamu Andrean, bahkan ke Marcel sekalipun dia tidak pernah mencari Marcel kalau Marcel tidak ada di rumah atau pun datang telat menjemputnya sekola

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD