Kendaraan yang membawa Arum pulang, kini hilang ditelan hiruk pikuk kendaraan lain yang berlalu lalang. Menjelang malam, warna kota itu didominasi kelip-kelip putih. Pendar cahaya panca warna dari lampu jalan terasa menyilaukan pandangan. Jalanan dan lampu kendaraan juga memantulkan pendar serupa, terlihat bagai kilau permata panca warna. Suasana bising yang sama seperti hari kemarin. Hari di mana Juna berselisih paham dengan Arum di trotoar jalanan kota. Hari di mana ia mengakui bahwa dirinya adalah Una, teman masa kecil Arum. Dan hari di mana semua kebohongannya berubah menjadi karma. Karma yang membelenggu. Mengurung dirinya dalam gelap. Menjadikannya seorang pecundang ulung yang begitu bodoh. Juna menengadah. Langit terlihat begitu indah. Bintang-bintang bahkan tersenyum cerah, se

