Part.17

1275 Words

Ammar berjongkok dan kemudian mulai mencabuti rumput liar yang tumbuh di sekeliling nisan dengan ukiran nama Farida binti Rahman. Pemuda itu mengenakan kemeja putih dan sebuah peci melingkar di kepalanya. Sementara Davika berdiri tepat di samping Ammar. Gadis itu mengenakan selendang menutupi sebagian kepalanya, dan sebuah kacamata hitam yang besar. Setelah tak ada lagi rumput ilalang yang mengganggu, Ammar kemudian menaburkan bunga yang sejak tadi dibawanya. Davika ikut berjongkok, kemudian melakukan hal yang sama. "Assalamu'alaikum, Bu. Hari ini Ammar datang, tapi nggak sendirian." Pemuda itu tersenyum kecil dan menatap sekilas pada Davika yang juga berjongkok beberapa jengkal darinya. "Ini Davika, Bu. Insyaallah calon menantu ibu." Davika tertegun saat Ammar mengucapkan kata-kata i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD