Rahasia Pahit

1953 Words

Saat ini Aldric tengah menatap wanita berumur tiga puluhan yang sedang duduk sendiri di meja bar. Terlihat tidak ikut bergabung dengan teman-temannya di lantai dansa. Kaki panjang Aldric membawanya menghampiri wanita itu dan berdiri tepat di sampingnya. "Tidak menikmati suasana, hm?" tanya Aldric tanpa menatap wanita itu. Berusaha terlihat misterius dan menarik di satu waktu. "Apa yang kau inginkan anak muda? Jika kau mengajakku tidur, aku tidak tertarik," ucap Marion. "Apa itu begitu terlihat?" Aldric menyeringai dan mulai menatap Marion sepenuhnya. Marion tersenyum dan menatap Aldric dari atas ke bawah. “Kau cukup menarik, tapi sayang aku sedang menunggu seseorang malam ini." "Kita bisa melakukannya dengan cepat." Aldric tersenyum manis. "Dasar pemuda keras kepala!" rutuk Marion ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD