Bab 73

1518 Words

Pov Alea Cinta, kadang mengalahkan logika. Itulah yang aku rasakan. Sakit hati yang berjung pada surat pengunduran diri, perlahan menguap begitu saja. Banyu, dialah lelaki sejuta pesona yang selalu membuatku kalah. Ya, kali ini pun sama. Lagi-lagi aku kalah dengan pesonanya. Aku merasa dihargai ketika dia mengejarku dan meminta maaf. Ya, selemah itu memang hati seorang Alea. Huft, entahlah. “Jadi semua kesimpulanmu adalah, salah. Apakah masih tertarik berpihak pada Glen?” Dia menatapku, tajam dan dalam. Membuat debum dalam d**a ini menari-nari tak beraturan. “Apa aku ada kesempatan untuk dekat denganmu lagi?” Kutatap dia lekat-lekat. Ingin rasanya waktu berhenti saja sekarang. Sayangnya, aku tak punya kenalan malaikat orang dalam. “Sebagai partner kerja, yes. Lebih dari itu, sorry,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD