Pov Bara Mimpi apa aku semalem? Tiba-tiba, hari ini aku ketiban sial. Kue yang dipesan pihak restoran hotel, jatuh berhamburan. Seorang gadis asing tiba-tiba menabrakku. Setelahnya bukannya ganti rugi dan minta maaf. Dia malah tambah menyusahkan. Dia minta kubawa lari. Bodohnya, melihat mimik serius dan paniknya apalagi dia menyebut nama Jingga, aku mau-mau saja. Aku bingung mau menurunkan gadis itu di mana? Dia bilang mau diperkosa. Meski tak masuk akal, tapi anehnya aku tetap menolongnya. Akhirnya kubawa dia pulang dan kini di pekarangan rumah inilah dia berada. “Siapa dia, A?!” Belum juga aku bernapas, Mairani sudah menyerang dengan pertanyaan. Jangankan dia, aku aja gak tahu gadis ini siapa? Aku tak menggubrisnya. Kumenoleh pada gadis yang tadi hanya kudengar sekilas kalau panggil

