15. Secantik rembulan

2788 Words

"Ya ampun, Nala! Apa itu benar-benar kamu?" Ajeng tercengang begitu melihat penampilan Nala malam itu. Nala mengenakan gaun berwarna putih sebatas lutut dengan model kerah sabrina yang mengekspos bahunya yang mulus. Rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai dan dibuat bergelombang. Wajahnya dirias secantik mungkin oleh Mariana, yang katanya sejak dulu bercita-cita menjadi make-up artist namun takdir membawanya menjadi asisten rumah tangga. Bukan hanya karena wajahnya yang tampak berbeda, gaun yang dikenakannya pun membuatnya terlihat bersinar. Meski begitu, Nala merasa tidak percaya diri. Dia merasa tidak biasa didandani seperti ini. Nala takut dia terlihat aneh dengan apa yang dipakainya malam ini. "Apa ini tidak terlihat berlebihan, Kak?" "Tentu saja tidak! Ini sebuah pesta yang besa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD