*** Bertemu lagi dengan Giana dengan cara yang tidak terduga seperti beberapa waktu ini benar-benar membuat Diandra bersyukur. Tidak yang tidak mungkin jika Tuhan sudah berkehendak. Diandra pikir ini adalah cara untuk menebus kesalahan Sepuluh tahun yang lalu, meskipun kesalahan itu bukan sepenuhnya karena keluarga mereka. Diandra tidak bisa memendam kebahagian ini seorang diri karena telah menemukan remaja Lima Belas tahun yang dulu ia temui di rumah sakit tempat putrinya bekerja. Ia sudah menceritakan semua kejadian akhir-akhir ini pada suaminya yang masih terbaring lemah di rumah sakit. Seolah merespon, Geraldi Pradipta menggerakan ujung jarinya hingga membuat Diandra berteriak kesenangan sehari yang lalu. Semakin semangat saja Diandra untuk menjadikan Giana sebagai menantunya. Rem

