Chapter 18

754 Words

"Bicaramu janggal, Kang! Jujur sama aku!" teriak Sari mendadak, membuat Parji dan Danu tersentak kaget di atas motor. "Empat puluh delapan juta itu habis buat judi... atau buat melayani cewek-cewek di kafe remang-remang tol?!" Muka Parji seketika berubah pucat pasi, seperti mayat. "S-Sari... kowe ngomong opo toh? Siapa sing nggawa cerita ngawur begitu?!" "Ora usah ngeles meneh, Parji!" amuk Sari melengking, air matanya tumpah deras membasahi pipinya. Tangannya mengepal keras, memukuli d**a Parji tanpa ampun. "Aku ini kurang apa sama kamu, hah?! Aku sabar disiksa, aku diam muka membiru dipukuli, aku ikut pusing nanggung utangmu! Tapi, kowe malah foya-foya main cewek di luar?!" Parji cuma bisa menunduk pasrah sambil berusaha menahan tangan istrinya. "Sari... rungokno disik, Dek... Akang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD