Ayu menemani keponakannya untuk datang ke persidangan. Meski fisik Ocha masih lemah, perempuan yang sedang hamil bayi kembar itu tetap datang karena pihak Erga yang menuntut Ocha untuk datang. Wajah pucat Ocha tidak bisa dibohongi, meski sudah dipoles dengan make-up tipis. Manik yang kuyu itu menandakan bahwa Ocha tidak baik-baik saja. Masuk ke ruangan persidangan, banyak wajah yang melihat Ocha dengan tertegun. Kursi roda yang didorong Ayu pun menjadi tanda yang memperjelas, bahwa Ocha begitu rapuh dengan kondisi kehamilannya. Ocha melihatnya. Laki-laki sekaligus orang pertama yang langsung berdiri begitu Ocha masuk ruangan sidang. "Tante di sini aja...," pinta Ocha. Dia tidak sanggup jika harus duduk sendiri tepat di samping Erga yang tidak berhenti memandangnya. Ayu berbicara

