BAGIAN 0.0

231 Words
For My Girl, Ayah bermimpi, kamu datang bersama Sarasvati, ibu kamu. Malam itu ayah mulai merasa ketakutan jika saja kamu pergi meninggalkan ayah, Oceana. Bagaimana pun, kamu adalah lautan, samudera terluas yang paling ayah cinta. Kalau kamu pergi, siapa lagi yang ayah cintai sebesar itu? Jadi, ayah putuskan untuk berdoa. Berdoa pada apa yang ayah ajarkan juga pada kamu, Oceana. Maaf. Ayah tidak bisa menjadi pria gagah lagi untuk kamu. Tapi ayah akan selalu berusaha menemani hari-harimu dengan surat ini, putri kecil ayah. Dengan surat ini, kamu akan tahu, betapa ayah melalui kata yang sengaja ayah rangkai. Ah, iya... soal doa. Kamu tahu? Doa ayah adalah kamu yang diberi banyak kesempatan bahagia, dan ayah diberikan kesempatan untuk tenang. Ayah mengerti, bahwa ketenangan ayah adalah sekarang. Saat kamu menemukan bahagiamu, bersama suamimu. Oceana. Ayah tidak memiliki niat menyakiti kamu, Sayang. Andai kamu tahu mengenai surat ini dan surat lainnya yang Kamil sampaikan pada kamu, tolong, jangan membenci siapa pun, Sayang. Kalau kamu mulai mengetahui segalanya, alasan, yang ayah lakukan untukmu... ikhlaslah, Oceana. Lepaskan semua amarah kamu. Bahagialah untuk diri kamu sendiri. Kalau ada rasa sakit yang membelenggu kamu, maka lepaskam, Oceana. Jangan kamu coba tahan, seperti yang ibumu lakukan untuk menggapai kebahagiaannya. Ayah sudah lelah, Oceana. Jari-jari ayah sudah tidak sanggup lagi menulis banyak kata. Ingatlah, ayah sangat menyayangimu seperti luasnya lautan. Kamu, samudera yang ayah miliki dengan segenap cinta yang ada.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD