Bab 17 - Proposal

1274 Words

Toilet itu diberi nuansa warna warni. Bersih dan wangi. Gedung yang memberikan standar tinggi soal kebersihan fasilitas. Tari mencuci mukanya dengan air dan menatap wajah itu di cermin. Sungguh bukan dirinya yang biasa. Semua ini karena Diara j*****m itu. Bisa-bisanya dia pergi meninggalkan Tari sendirian. Tiba-tiba saja cewek itu mendapat telepon dari mantan pacarnya, Harry. Dimana-mana mantan pacar memang menyusahkan. Ini bukan soal ketidakberanian, Tari benar-benar tidak paham dengan proposal itu. Dia bahkan belum membacanya sekalipun. Dia terjebak antara harapan dan kenyataan. Kenyataan yang sudah pasti akan gagal. Kalau dia berusaha dengan waktu sesingkat ini, dia hanya akan mempermalukan diri sendiri. Disisi lain, acara itu sudah tidak bisa ditunda lagi. Mereka butuh sponsor secepat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD