Empatbelas

1054 Words

Aku terduduk di tepi tempat tidur. Saat aku masuk ke dalam apartemen, sosok Felicia sudah tidak ada lagi di dalam apartemen dan sepertinya Reyhan tidak ingin menjelaskannya kepadaku. Aku mulai memainkan jemariku yang bertautan. Berusaha untuk tetap kuat atas apa yang akan kuhadapi sebentar lagi. Layaknya menunggu hakim yang siap memberikan keputusan finalnya kepada terdakwa. Bahkan untuk melirik Reyhan yang berdiri di depanku saja, aku tidak berani. "Aku sudah mendengar semuanya dari Felicia." Ada jeda sejenak sebelum Reyhan melanjutkan. "Aku akan pergi ke Bali malam ini juga." Kalimat terakhir Reyhan bagaikan kilat yang menyambar. Tapi bukankah ini yang kuinginkan? Membiarkan Reyhan kembali bersama dengan gadis yang dicintainya dan putra yang membutuhkan kasih sayangnya saat ini. Kuusap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD