Bab 41 : Pulang, tapi tidak kembali

1289 Words

Jenazah Ucok langsung dibawa ke rumah sakit di kota Medan, dan akan langsung diberangkatkan menuju kampung halaman Ucok, di Tapanuli Selatan. Ayah Ucok sudah terduduk lemas di dalam mobil ambulan yang nantinya akan membawa Ucok kembali ke kampung. Air matanya tak ada lagi menetes, hanya tatapan kosong serta keterdiaman yang menjadi kawan perjalanan mereka. Ditinggalkan kedua anaknya, dengan peristiwa yang sama, membuat jiwa ayah Ucok sedikit terganggu, ia sering berhalusinasi melihat kedua putranya Toba dan Ucok yang berjalan bersama, seperti saat keduanya masih ada dan pulang sekolah. Namun begitu bayangan itu hilang, ayah Ucok akan langsung histeris dan gelagapan mencari ke sana ke mari. Di tempat lain, Fahri yang awalnya akan berangkat pulang keesokan malam, harus mendapatkan beri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD